Buntok BarselOne,- Keseriusan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam menghadirkan hunian yang layak, sehat, dan bermartabat untuk warga berpenghasilan rendah terus dibuktikan. Lewat Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Barsel, program Bedah Rumah dan Rumah Layak Huni tahun anggaran 2026 kini berjalan sesuai jadwal dan tahapan.

Kepala Dinas Perkimtan Barsel, Ir. Muhamad Taufiq, S.T., M.M., mengungkapkan bahwa pada tahun ini pihaknya mengalokasikan sebanyak 110 unit rumah untuk masyarakat. Jumlah tersebut terdiri dari 90 unit rehabilitasi dan 20 unit pembangunan baru yang tersebar di seluruh wilayah Barito Selatan.
“Alhamdulillah, untuk 110 unit tersebut penyaluran material dari toko bangunan yang ditunjuk langsung oleh Kelompok Penerima Bantuan (KPB) sudah tuntas 100 persen. Saat ini pekerjaan fisiknya sedang berlangsung di lapangan,” kata Taufiq penuh optimisme.
Ia menjelaskan, pola pelaksanaan program dibuat secara partisipatif dan transparan. KPB diberikan hak penuh untuk menunjuk sendiri toko bangunan penyedia material. Dengan begitu, mutu bahan bangunan bisa dikontrol langsung oleh penerima manfaat sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal. Sementara Dinas Perkimtan berperan dalam pendampingan teknis dan pengawasan agar pembangunan sesuai standar Rumah Layak Huni.
“Prinsip kami, program harus tepat sasaran, tanpa potongan dan tanpa mark-up. Semua material wajib sampai ke tangan penerima. Ini adalah bentuk kepercayaan yang kami bangun bersama masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Taufiq menyebut progres pembangunan terus dipantau secara ketat oleh tim teknis Perkimtan. Setiap KPB diwajibkan membuat laporan perkembangan harian dan mingguan yang disertai dokumentasi foto. Dengan sistem gotong royong yang melibatkan penerima bantuan, tukang lokal, dan pendamping lapangan, ia optimistis pekerjaan bisa selesai tepat waktu.
“Target kami, bulan Desember 2026 seluruh 110 unit ini sudah rampung 100 persen. Harapan kami sebelum tahun baru, masyarakat sudah bisa menempati rumah baru yang lebih sehat, kokoh, dan layak huni,” jelasnya.
Menurut Taufiq, Program Rumah Layak Huni bukan hanya soal membangun fisik rumah, tetapi juga membangun harapan baru bagi keluarga. Rumah yang sehat akan meningkatkan kesehatan keluarga, membuat anak-anak lebih nyaman belajar, dan mendorong produktivitas warga.
“Inilah bentuk nyata kehadiran pemerintah melalui Dinas Perkimtan untuk masyarakat Barito Selatan,” ujarnya.
Ke depan, Dinas Perkimtan Barsel berkomitmen melanjutkan program tersebut dengan jangkauan yang lebih luas. Taufiq pun meminta dukungan serta doa dari seluruh warga Barsel agar pelaksanaan program berjalan lancar tanpa hambatan demi mewujudkan Barito Selatan yang Sejahtera, Bermartabat, dan Berdaya Saing ( Ary Mampas )
