Buntok BarselOne,-Keluarga besar Eka Holdiren menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Polres Barito Selatan, khususnya Polsek Dusun Selatan, yang bergerak cepat mengungkap kasus perusakan makam di Gang Air Mata, Buntok ,pada Selasa 28 April 2026.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah makam umat Kristen di Gg. Air Mata dirusak oknum tak bertanggung jawab. Salib dipatahkan dan bunga tabur dibuang. Peristiwa itu membuat keluarga ahli waris resah.
Tak butuh waktu lama, kurang dari 24 jam sejak laporan masuk, jajaran Polsek Dusun Selatan di bawah koordinasi Polres Barsel berhasil mengamankan para pelaku perusakan tersebut.
“Kami atas nama keluarga Eka Holdiren sangat salut dan berterima kasih. Polisi kerja cepat, belum 24 jam pelakunya sudah ditangkap. Ini bukti Polres Barsel serius melindungi rasa aman warga,” ujar perwakilan keluarga, Senin (27/4/2026).
Kapolsek Dusun Selatan Iptu Gito membenarkan penangkapan tersebut. “Benar, pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan intensif untuk mendalami motifnya. Terima kasih atas kerja sama warga yang cepat melapor dan memberi informasi,” katanya.
Pihaknya berkomitmen menindak tegas setiap perbuatan yang meresahkan masyarakat dan mengganggu kerukunan antarumat beragama. “Tidak ada toleransi untuk aksi vandalisme, apalagi di tempat peristirahatan terakhir. Proses hukum tetap berjalan,” tegasnya.
Keluarga korban berharap kasus ini menjadi pelajaran agar tidak terulang. Mereka juga mengajak seluruh warga Barito Selatan untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan toleransi.
“Penegakan hukum yang cepat ini memulihkan rasa keadilan kami. Sekali lagi terima kasih untuk Polres Barsel dan Polsek Dusun Selatan,” tutup keluarga Eka Holdiren.
Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih mendalami motif para pelaku dan jumlah makam yang dirusak. Polisi mengimbau warga yang makam keluarganya jadi korban untuk melapor ke Polsek Dusun Selatan dengan membawa bukti ( Ary Mampas)
