Buntok BarselOne, Markopolo Rinso menyampaikan apresiasi kepada Polres Barito Selatan dan Polsek Dusun Selatan yang berhasil mengungkap dan menangkap pelaku perusakan makam di Gang Air Mata, Kelurahan Hilir Sper. Ternyata, pelaku merupakan anak-anak di bawah umur.

“Kita apresiasi langkah cepat Polres Barsel dan Polsek Dusun Selatan. Ini bukti kepolisian responsif terhadap laporan masyarakat,” ujar Markopolo Rinso, Senin (28/4/2026).
Dari hasil pemeriksaan, para pelaku mengaku merusak salib dan mengambil barang di makam untuk dijual. Uang hasil penjualan digunakan untuk jajan sehari-hari.
Markopolo Rinso berharap orang tua para pelaku turut bertanggung jawab atas perbuatan anaknya. “Orang tua punya peran penting. Jangan lepas tangan. Anak-anak ini masih bisa dibina,” katanya.
Hal disampaikan tokoh masyarakat yang di panggil Rinso. Menurutnya, karena pelaku masih di bawah umur, pendekatan pembinaan lebih diutamakan. “Anak-anak tersebut bisa dibina dan diarahkan ke hal yang lebih baik. Jangan sampai masa depannya rusak karena kesalahan ini,” ucap Rinso.
Saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut dengan melibatkan Unit PPA Polres Barsel dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Bapas.mungkin nanti bila perlu untuk Penanganan anak yang berhadapan dengan hukum akan mengacu pada UU Sistem Peradilan Pidana Anak.Namun belum sampai ke arah penindakan yang lebih jauh, mengingat para pelaku masih dibawah umur.
Sebelumnya, kasus perusakan makam umat Kristen di Gang Air Mata sempat membuat resah keluarga ahli waris setelah beberapa salib dipatahkan dan bunga tabur dibuang dari makam (Ary Mampas)
