Pujon Kapuas BarselOne,- Ada yang unik dari penampilan Paduan Suara Bapak-Bapak GKE Buntok saat hadir dalam Perayaan Hari Bapak-Bapak se-Resort Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Sabtu-Minggu 17-18 Oktober 2026 . Di tengah khidmatnya ibadah, puluhan Bapak dengan seragam merah maroon bermotif khas Dayak itu tampil memukau dan membuat decak kagum seluruh jemaat Pujon.







Mereka adalah Paduan Suara Bapak-Bapak GKE Buntok yang tergabung dari tiga jemaat besar di Kota Buntok, yakni Jemaat GKE Imanuel dan Jemaat GKE Maranatha,Gereja Kalahien Lucunya, hingga saat tampil memukau di Pujon, group paduan suara yang sudah malang melintang melayani di berbagai undangan ini masih setia dengan nama yang sangat sederhana dan merendah: “Group “Belum Ada Judul”.
Namun di balik nama yang sederhana itu, kualitas penampilan mereka tidak bisa dipandang sebelah mata.
Dipimpin langsung oleh “Moko” nama panggilan akrabnya yang bertindak sebagai Ketua sekaligus Dirigen, paduan suara ini tampil dengan kekompakan, dinamika, dan penghayatan yang luar biasa. Setiap hentakan dirigen Sujatmoko mampu menyatukan 22 suara Bapak-Bapak menjadi sebuah harmoni yang bulat, bertenaga, namun tetap penuh penghayatan rohani.
Kekaguman jemaat semakin lengkap dengan iringan piano yang dimainkan oleh sosok maestro musik daerah, “Rahmato Madjen”.
Bagi masyarakat Barito Selatan, nama Rahmato Madjen bukanlah nama asing. Pianis yang juga dikenal sebagai pencipta lagu-lagu daerah dan lagu-lagu rohani ini telah banyak berkontribusi melahirkan karya-karya yang menjadi identitas musik gerejawi dan budaya di Kalimantan Tengah, khususnya di Barito Selatan. Sentuhan jarinya di atas tuts piano mampu mengubah lagu pujian menjadi lebih hidup, menyentuh, dan membangkitkan semangat jemaat.
Tak heran, ketika mereka membawakan lagu-lagu pujian di hadapan Jemaat Resort Pujon, suasana ibadah seketika menjadi penuh sukacita. Jemaat yang hadir tampak terpukau, terbawa dalam pujian, bahkan tak sedikit yang memberikan tepuk tangan panjang sebagai ungkapan rasa kagum dan syukur.
“Jujur kami sangat kagum. Penampilan mereka sangat rapi, kompak, dan penuh urapan. Kami tidak menyangka Bapak-Bapak bisa menyanyi seindah ini. Ini menjadi motivasi besar bagi kaum Bapak di Resort Pujon untuk lebih giat lagi dalam pelayanan paduan suara,” ujar Pdt Salampak Ketua Resort GKE Pujon usai ibadah.
Ketua Majelis Resort Pujon Kec Kapuas Tengah Pdt Salampak dalam wawancara kepada Media ini.
“Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, Hari Bapak di Jemaat GKE Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, dapat terlaksana dengan penuh sukacita dan hikmat. Ini adalah momentum untuk mengingatkan kembali peran Bapak sebagai Imam, sebagai Kepala Keluarga, dan sebagai Tiang Gereja.
Secara khusus, saya selaku Ketua Resort sangat bersyukur dan berterima kasih atas kedatangan dan pelayanan dari Paduan Suara Bapak-Bapak GKE Buntok, Kehadiran mereka bukan hanya memeriahkan, tetapi menjadi berkat, menjadi motivasi bagi Bapak-Bapak di Pujon.
Melihat Bapak-Bapak dari Buntok datang jauh-jauh dengan semangat memuji Tuhan, ini membuktikan bahwa pelayanan tidak dibatasi oleh jarak. Semangat mereka adalah khotbah yang hidup bagi kami. Kiranya melalui Hari Bapak ini, Bapak-Bapak di Pujon dan di seluruh Resort Kapuas Tengah semakin giat, semakin setia, dan menjadi teladan iman”.
Sementara itu Pujian atas kehadiran dan penampilan Kelompok paduan suara Bapak bapak GKE Buntok Luar biasa di Perayaan Hari Bapak tahun ini di Pujon terasa sangat istimewa. Saya pribadi sangat terharu dan bangga dengan penampilan Paduan Suara Bapak-Bapak dari GKE Buntok. Suaranya gagah, kompak, dan penuh pengurapan. Mereka datang dengan persiapan yang matang, pakaian yang rapi, dan hati yang melayani.
Kami berharap tali kasih dan kebersamaan antara GKE Buntok dan GKE se-Resort Kapuas Tengah, khususnya GKE Pujon, terus terjalin. Terima kasih untuk Bapak-Bapak GKE Buntok yang sudah menjadi saluran berkat” Kuan Pdt Gunedi, M.Th Sekretaris Umum Majelis Sinode GKE. dengan Media BarselOne Minggu 18 Oktober 2026.
Kehadiran mereka di Pujon sendiri bukan sekadar memenuhi undangan. Ini adalah “Kunjungan Kasih” dalam rangka Pelayanan dan Persekutuan untuk mempererat kasih persaudaraan dalam Kristus antar jemaat GKE.
Sujatmoko dalam keterangannya mengatakan, Group “Belum Ada Judul” ini dibentuk dari kerinduan para Bapak untuk tetap aktif melayani Tuhan melalui talenta suara, di tengah kesibukan sebagai kepala keluarga.
“Nama ‘Belum Ada Judul’ itu pengingat bagi kami untuk tetap rendah hati. Bahwa kami melayani bukan untuk mencari nama besar, tapi untuk kemuliaan nama Tuhan. Yang penting kami bisa melayani dan menjadi berkat,” tutur Sujatmoko dengan rendah hati.
Ia juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada Jemaat Pujon atas sambutan yang hangat dan penuh kekeluargaan.
“Kami datang sebagai saudara. Disambut seperti keluarga sendiri. Keramahan Jemaat Pujon luar biasa. Ini yang membuat kami semakin bersemangat melayani,” tambahnya.
Sementara itu, dengan iringan musik dari Rahmato Madjen, penampilan group ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kepemimpinan dirigen yang tegas dan musisi yang berpengalaman mampu menghasilkan pelayanan musik gerejawi yang berkualitas tinggi dan tetap berakar pada budaya lokal.
Kunjungan Kasih ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk terjalinnya hubungan pelayanan yang lebih erat lagi antara GKE di Buntok dan GKE di wilayah Kapuas Tengah.
Sebuah penampilan sederhana dengan nama yang belum ada judul, namun meninggalkan kesan mendalam dan menjadi cerita iman yang akan terus dikenang oleh Jemaat Pujon ( Ary Mampas)

