Buntok BarselOne,– Proses Asesmen Calon Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan tahun 2026 yang digelar BKPSDM Barsel bersama PPKPP Universitas Lambung Mangkurat telah berjalan. Sebanyak 6 nama dinyatakan lolos seleksi administrasi dan mengikuti tes manajerial pada 28 Juli 2026 di Buntok kemaren.


BKPSDM Barsel menegaskan seluruh tahapan dilakukan sesuai aturan dan transparan. Hal ini patut diapresiasi, mengingat jabatan Sekda adalah posisi paling vital di birokrasi daerah. Sebagai Ketua TAPD, pembina kepegawaian, sekaligus motor penggerak seluruh OPD, sosok Sekda akan sangat menentukan arah pelayanan publik dan pembangunan Barsel dalam beberapa tahun ke depan.

Dari 6 calon yang mengikuti asesmen, yaitu:
1. Dr. Ita Minarni, S.T., M.T.
2. Ida Safitri, S.P., M.M
3. Jaya Wardana, AP., S.E.,M.Ec.Dev.
4. Akhmad Akmal Husaeni,S.STP., M.A.
5. Yuristianti,S.Hut., M.M., CGCAE.
6. Dr.Manat Simanjuntak, S.Pd.,M.Pd., S.H.
Doktor. Manat Simanjuntak dinilai memiliki peluang besar untuk mengisi jabatan Sekda definitif Barsel.
Alasan Peluang Besar Doktor Manat Simanjuntak dinilai berdasarkan
Faktor utama adalah pengalaman dan rekam jejak. Ini merupakan kali kedua Dr. Manat mengikuti seleksi Sekda Barsel. Artinya beliau telah memahami betul dinamika birokrasi dan tantangan pembangunan di “Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus”.
Meski bukan putra daerah, Dr. Manat sudah lama mengabdi dan menetap di Kalimantan Tengah. Latar belakang pendidikannya juga lengkap S.Pd, M.Pd, dan S.H, ditambah gelar Doktor. Kombinasi keilmuan pendidikan, hukum, dan manajemen ini sangat relevan. Sekda saat ini tidak cukup hanya paham administrasi, tetapi juga harus menguasai regulasi, mampu mengelola SDM, dan memiliki visi membangun.
Dengan bekal pendidikan, kepangkatan, serta pengalaman manajerial yang dimiliki, Dr. Manat dinilai mampu menjaga kondusivitas tata kelola pemerintahan. Apalagi beliau didukung pemahaman birokrasi yang kuat dan memiliki jejaring yang baik di lingkungan pemerintahan.
Harapan ke Depan
Siapapun yang terpilih nanti harus benar-benar kompeten dan berintegritas. Panitia Seleksi yang diketuai Prof. Dr. H. Suriansyah Murhaini, SH., MH diharapkan bekerja objektif, selektif, dan taat aturan, tanpa intervensi. Barsel membutuhkan Sekda yang satu komando dengan Bupati, mampu bersinergi dengan Forkopimda, DPRD, seluruh OPD, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.
Apresiasi juga disampaikan kepada Pj. Sekda Barsel saat ini yang dinilai piawai menjaga stabilitas koordinasi birokrasi selama masa transisi.
Terkait Dr. Ita Minarni, S.T., M.T., posisi di Dinas PUPR dinilai masih paling tepat. Dengan latar belakang sebagai konsultan, kontraktor, hingga kini menjabat Kadis PUPR dan pernah dipercaya sebagai Pj. Sekda, beliau sesuai dengan disiplin ilmunya.
Intinya, jabatan yang diemban harus sesuai dengan disiplin ilmu dan murni hasil seleksi, bukan “titipan”. Sekda terpilih harus dekat dengan masyarakat, paham persoalan di lapangan, dan memiliki semangat membangun Barsel. Birokrasi harus cepat, adil, dan mensejahterakan warga “Takam Barito Selatan”, Lewu Itah”.
Semoga dari proses asesmen yang objektif ini lahir pemimpin birokrasi yang profesional, berintegritas, dan benar-benar mengabdi untuk Barito Selatan. Karena tujuan kita satu: memajukan daerah dan melayani rakyat dengan sebaik-baiknya ( Ary Mampas)

