Mengkatip BarselOne,– Serah terima renovasi Jembatan Kuning Desa Mengkatip resmi dilaksanakan pada Jumat, 12 Juni 2026. Aset infrastruktur yang dibiayai Dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Mandiri itu diserahkan langsung kepada pihak Kelurahan Mengkatip.


Acara serah terima berlangsung di lokasi Jembatan Kuning, Kelurahan Mengkatip Kecamatan Dusun Hilir Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah Turut hadir perwakilan Bank Mandiri Arwandi dan Rudy Adie Siswanto , Lurah Mengkatip berserta Stap, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Dalam sambutannya, perwakilan Bank Mandiri menyampaikan renovasi jembatan merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap pembangunan dan keselamatan masyarakat. “Melalui program CSR, Bank Mandiri berharap Jembatan Kuning yang telah direnovasi ini dapat meningkatkan akses mobilitas warga dan menunjang kegiatan ekonomi Desa Mengkatip,” ujar Arwandi didampingi Rudy.
Sementara itu, Lurah Mengkatip Yong Cifat Desprianto.S,Pd.Dengan adanya Rehap Jembatan Kuning di Kelurahan Mengkatip ditegaskannya Sangat membantu sekali bagi masyarakat yang bekerja sebagai penggosok Rotan sehingga merupakan Askes jalan menuju tempat bekerja.
Jembatan Kuning ini sangat bermanfaat sebagai jalan lintas Perekonumian masyarakat kelurahan Mengkatip dalam kelancaran bekerja “Kami atas nama Lurah mengkatip bersama masyarakat sangat berterima kasih yang sebesarnya kepada Pemerintah Kabupaten Barito Selatan Bupati dan Wakil Bupati terutama kepada Pimpinan Bank Mandiri yang sudah membantu sehingga Jembatan Kuning yang ada di Kelurahan Mengkatip bisa di manfaatkan kembali sebagai Askes jalan masyarakat kelurahan Mengkatip,yang berjumlah 1109 KK, Jembatan ini sangat vital bagi aktivitas warga sehari-hari. Ke depan kami akan bersama-sama menjaga dan merawatnya,” kata Yong Cipat ”
Renovasi Jembatan Kuning direhap total mencakup Penguatan struktur, penggantian lantai, pengecatan, pemasangan pagar pengaman, Dengan selesainya renovasi menghabiskan dana CSR 240 JT yang dilaksanakan CV Rajo Langit Perkasa Buntok diharapkan arus lalu lintas warga pekerja, pelajar, dan distribusi hasil pertanian di wilayah Mengkatip menjadi lebih lancar dan aman.
Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima dan pemotongan pita sebagai simbol dibukanya kembali Jembatan Kuning untuk digunakan masyarakat ( Ary Mampas)
