
Buntok – Ada 2 hal yang ditekankan oleh Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan Dr. H. Lisawanto, SE ME MBA, pada saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Karau Kuala, Rabu 24 Februari 2026.
Dua hal tersebut yakni masalah jalan darat dari Desa, Kecamatan menuju ibukota Kabupaten, dan yang kedua masalah pendidikan tinggi bagi warga desa.
Menurut H. Lisawanto, untuk meningkatkan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa maka perlu adanya akses jalan darat yang lancar, aman dan nyaman.
Dengan melalui jalan darat akses akan lebih cepat dan lebih murah, serta minim resiko, dibandingkan dengan menggunakan akses atau transportasi air yang biayanya jauh lebih mahal dan memakan waktu cukup lama, belum lagi resiko gelambang, karam dan lainnya.
“Dalam rangka meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para petani dan nelayan yang ada di desa-desa khususnya di Kecamatan Karau Kuala, diharapkan pemerintah daerah, memang sudah ada di dalam usulan Musrenbang Kecamatan Karau Kuala, dalam rangka meningkatkan sarana transportasi khususnya jalan darat. Jalan darat ini berfungsi untuk akses menjual hasil bumi, misalnya perikanan, hasil pertanian, perkebunan dan lain sebagainya, kemudian angkutan pupuk dan lainnya, dengan cepat dan biaya lebih murah serta resiko lebih kecil.
Dengan akses transportasi yang mudah, murah dan cepat, maka harga jual ikan misalnya, yang ada di kecamatan dan desa, bisa meningkat yang berarti juga meningkatkan pendapatan para petani dan nelayan, dengan meningkatnya atau naiknya hasil jual tangkapan ikan para nelayan otomatis dapat meningkatkan pendapatan mereka.
Apabila pendapatan mereka meningkat maka kesejahteraan mereka pun akan ikut meningkat. Meningkatnya pendapatan bisa digunakan untuk pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya”, ujar Ketua STIE Dahani Dahanai Buntok ini.
Pada bagian lain H. Lisawanto yang juga Kader Partai Gerindra ini mengungkapkan, untuk pendidikan tinggi khususnya bagi lulusan SMA yang ingin masuk perguruan tinggi, yang dari desa-desa seperti Desa Bintang Kurung, Tampijak, Malitin, Janggi dan lainnya, kalau mau masuk kuliah di Kampus STIE Dahani Dahanai Buntok, akan kami akan fasilitasi dengan program Bapak Gubernur Kalimantan Tengah. Kuliah gratis dari program Huma Betang yang dimulai tahun ajaran 2026 ini.
“Ini berlaku bagi semua desa yang ada di wilayah Barito Selatan khususnya.
Sebab apabila mereka mampu menempuh pendidikan tinggi tersebut dan dengan ijazah S1, maka akan lebih mudah masuk ke perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah ini. Tentu perusahaan-perusahaan pun akan mempekerjakan dari mereka yang lulusan perguruan tinggi, yang SDM nya tentu lebih unggul”, tutup pria murah senyum ini. (AM)



