
Buntok – Bupati Barsel Dr. H. Eddy Raya Samsuri, ST MM melalui Asisten III Setda Barsel Dr. Eko Hermansyah, SSTP MM membuka secara resmi Musyawarah Kabupaten (MUSKAB) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Barito Selatan Masa Bakti 2026–2030, di Aula Kecamatan Dusun Selatan, Kamis 22 Januari 2026 malam.
Muskab tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Pengprov Kalteng H. Sugianto, SE MAP.
Bupati dalam sambutannya mengatakan, bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya MUSKAB PBSI ini.
Musyawarah kabupaten merupakan forum yang strategis, tidak hanya sebagai sarana konsolidasi organisasi, tetapi juga sebagai wadah evaluasi hingga perumusan program kerja, yang akan membawa PBSI Kabupaten Barito Selatan ke arah yang lebih maju.
“Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berkomitmen untuk terus mendukung upaya pengembangan olahraga, termasuk bulutangkis, sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul, dan berdaya saing. Oleh karena itu diperlukan kerja sama yang solid antara pengurus, pelatih, atlet, serta seluruh pemangku kepentingan sehingga pembinaan olahraga yang berorientasi pada prestasi dapat diraih dan besar harapan melalui MUSKAB ini, akan lahir program-program kerja yang berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi serta mampu memajukan bulutangkis di daerah kita tercinta ini”, ujar Bupati
Sementara Plt. Ketua PBSI Barsel Armadi, ST MM dalam sambutannya mengatakan, peserta berjumlah 27 PB termasuk dari kecamatan-kecamatan. Kalau dulu kecamatan nama ranting tapi sekarang sudah menjadi PB.
Ada empat orang calon yakni, Jailani, Mukhlis, M Saibani dan Manat Simanjuntak.
Muskab kegiatan ini sebagai bagian dari agenda organisasi serta bertujuan untuk mengevaluasi program kerja, memperkuat konsolidasi organisasi, serta memilih kepengurusan PBSI untuk periode selanjutnya.
“Muskab merupakan forum tertinggi di tingkat kabupaten yang melibatkan pengurus, perwakilan klub, serta pemangku kepentingan terkait.
Melalui Muskab ini juga nanti diharapkan dapat dirumuskan program kerja yang lebih terarah guna meningkatkan prestasi bulutangkis di daerah”, ujar Armadi yang juga Camat GBA. (AM)




